KUTA - Warga negara Italia, Daniele Pieretto, 33, ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandar Udara Ngurah
Rai, Bali, saat hendak menyelundupkan 1.430 gram mariyuana atau hasis.

"Kami menangkap yang bersangkutan saat mendarat di bandara ini setelah melakukan perjalanan dari New Delhi, India, ke Kuala Lumpur, Kamis (29/3)," kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai, I Made Wijaya, Sabtu (31/3).
Dia mengatakan, Daniele mendarat di bandara dengan pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 175.
"Sejak kami mendapat informasi dari petugas yang menangani alat, lalu dilakukan pengamatan pergerakan secara mendalam terhadap tersangka," ujarnya.
Wijaya menjelaskan pemilik paspor YA3042136 itu terlihat mencurigakan saat tiba dengan membawa tas
berwarna hitam merek 5.11.
berwarna hitam merek 5.11.
Sejak diamati di koridor kedatangan dan pemeriksaan di customs area, petugas yakin jika pria kelahiran Torino itu membawa barang mencurigakan. Hal itu diperkuat dengan pemeriksaan mesin X-Ray, terindikasi membawa benda mencurigakan.
"Setelah kami melakukan pemeriksaan mendalam di barang bawaan tersangka terdapat pasta berwarna cokelat kehitaman dalam bungkusan dibalut lakban cokelat yang disembunyikan di rongga bagian dalam tas," ucap Wijaya.
Ia menuturkan setelah pasta tersebut diuji dapat dipastikan jika benda tersebut merupakan sediaan narkotika jenis mariyuana.
Atas perbuatannya itu, tambah Wijaya, tersangka dijerat pasal 113 ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman pidananya maksimal hukuman mati dengan denda maksimal Rp10 miliar.
Dre@ming Post______
sumber : micom