![]() |
Para tersangka pembobol ATM dengan modus call center palsu diamankan di Mapolsek Denbar, Bali, Minggu (27/3/2016). |
DENPASAR - Jajaran kepolisian sektor Denpasar Barat (Polsek Denbar) berhasil menciduk tiga kawanan pembobol ATM bermodus call center palsu, Sabtu (26/3/2016) siang.
Kini Polsek Denbar tengah mengejar empat orang kawanan yang belum tertangkap.
Dalam keterangan resminya, Minggu (27/3/2016) siang, Kanit Reskrim Polsek Denbar, IPTU Lutfi Olot Gigantara, menjelaskan bahwa seorang tersangka pembobol ATM bernama Eryose Andesta (24) diamankan saat ketahuan beraksi di ATM Bank BNI di SPBU, Jalan Imam Bonjol, Denpasar.
Menurut seorang saksi mata, nasabah yang hendak menggunakan mesin ATM mendapati kartu ATM-nya tersangkut di dalam mesin.
Selang kemudian, tersangka yang sudah menantikan momentum itu, menyarankan kepada calon korban untuk menghubungi call center yang tertera di samping mesin ATM.
Karena curiga gerak-gerik tersangka, terjadilah perang mulut di antara calon korban dan tersangka.
"Saya waktu itu lagi isi bensin mobil, di depan mesin ATM BNI SPBU ada ribut-ribut. Ada saling tarik di antara korban dan pelaku," kata seorang saksi, yang memohon namanya tidak disebutkan.
Tersangka Eryose kemudian dibawa ke kantor SPBU guna dimintai keterangan.
Tersangka awalnya tidak mengaku.
Namun setelah polisi mendapatkan barang bukti, di antaranya stiker call center palsu Bank BNI, serta gunting dan selotip, tersangka akhirnya mengaku.
Dari interogasi terhadap tersangka, polisi berhasil meringkus dua orang pelaku lainnya.
"Tersangka awalnya tidak mengaku, baru setelah kami tiba di lokasi dan menanyai dia, baru dia mengaku. Tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Denbar," kata Lutfi.
sumber : tribun