Sabtu, 10 Nopember 2012, 07:09
ist |
Karenanya, Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Badung langsung merespons. Sekitar pukul 06.00 Wita, tujuh unit mobil pompa penyedot serta truk sampah juga diturunkan sebagai langkah responsif.
Koordinator Unit Reaksi Cepat (URC) DKP Badung I Gusti Ketut Astawa menuturkan, hujan mengguyur kawasan sejak sekitar pukul 03.00 hingga 05.00. Sampah di wilayah dataran tinggi langsung tergiring menuju Bypass Ngurah Rai Nusa Dua dan menutup saluran drainase di sekitarnya. “Banjir sampah dari bukit turun menutup drainase. Air hujan meluap menggenangi jalan,” tutur Astawa.
Kepala Bidang Pengairan DBMP Badung Anak Agung Dalem menjelaskan, pada dasarnya dimensi gorong-gorong crossing relatif kecil dibandingkan kapasitas aliran air permukaan. “Ini menjadikan Jalan Bypass Ngurah Rai bagaikan bendungan terpanjang. Kalau hujan sedikit saja, pasti akan menggenangi areal di sekitarnya,” ucapnya. Ditegaskannya, ini diperparah oleh sikap masyarakat sekitar yang dinilai masih acuh tak acuh pada lingkungan dengan bentuk membuang sampah tidak pada tempatnya. “Jadi sampah yang hanyut akan menyumbat gorong-gorong. Padahal sekitar gorong-gorong sudah dibersihkan secara berkelanjutan. Tapi sampah dari hulu yang sulit dikontrol,” beber AA Dalem.
Mengantisipasi kejadian serupa, kabarnya di tahun 2013 nanti Kementerian PU melalui Balai Penyehatan Lingkungan Permukiman akan membangun drainase di sekitar Taman Mumbul sehingga air dapat langsung dibuang ke rawa. “Ini kelanjutan pembangunan drainase di sekitar Siligita depan gerbang Nusa Dua yang dahulu juga merupakan langganan banjir,” katanya seraya menyatakan pihaknya akan melakukan
pembersihan alur sampai ke hulu sebagai respons lanjutan.
pembersihan alur sampai ke hulu sebagai respons lanjutan.
AA Dalem menyebutkan, hingga saat ini masih terdapat beberapa titik yang rawan kejadian banjir. “Di gardu induk Nusa Dua, simpang McD, dan depan SLB masih rawan banjir. Sehingga kami rutin melakukan normalisasi utamanya di sekitar muara sehingga aliran air tak terbendung,” jelasnya.
Dre@ming Post______
sumber : NusaBali